SMK MUTIARA TANJUNG ENIM adakan workshop pelatihan perangkat pembelajaran K13 ke 2

SMK MUTIARA TANJUNG ENIM adakan workshop pelatihan perangkat pembelajaran K13 ke 2

Ditinjau dari pelaksanaan Kurikulum 2013 di sekolah, ada beberapa perubahan mendasar antara kurikulum KTSP dengan Kurikulum 2013 yaitu pada persiapan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran, dan evaluasi hasil belajar. Agar pelaksanaan Kurikulum 2013 dapat berjalan dengan baik, perlu dilakukan pelatihan bagi para guru yang akan melaksanakan kurikulum tersebut.

Setelah diadakannya pelatihan pelaksanaan perangkat pembelajaran yang sudah diadakan sebelumnya yaitu tanggal 06 Oktober 2020, maka SMK Mutiara Tanjung Enim mengadakan pelatihan kedua guna melihat pencapaian para guru-guru di SMK Mutiara Tanjung Enim dalam penyusunan perangkat pembelajaran kurikulum 2013 berbasis HOTS di masa pandemi ini.

Pengarahan Tentang Cara Penyusunan Perangkat Pembelajaran oleh Bapak Drs. Rika Montana

Pelatihan kedua ini diadakan di Aula SMK Mutiara Tanjung Enim, pada hari Kamis tanggal 11 Februari 2021. Pelatihan ini mengusung Tema “Merancang Pembelajaran Kreatif Di Masa Pandemi Covid-19”. Pada pelatihan ini, SMK Mutiara Tanjung Enim mengundang Bapak Drs. H Winarto, MM selaku Diknas Kabupaten sekaligus Ketua Yayasan SMK Mutiara Tanjung Enim, Bapak Drs. Rika Montana selaku Pengawas SMK Provinsi Sumatera Selatan, Bapak H. Rasman, A.Mk selaku yang pernah menjabat sebagai Kepala Sekolah di SMK Mutiara Tanjung Enim dan Bapak Bejo sebagai pengurus Yayasan SMK Mutiara Tanjung Enim.

Pelatihan ini sekaligus pendandatanganan perangkat pembelajaran yang sudah dibuat oleh para guru. Selain penandatanganan, moment ini digunakan untuk sebagai ucapan terima kasih kepada Bapak Drs.Rika Montana yang sudah menjadi pengawas SMK Provinsi Sumatera Selatan, karena terhitung tanggal 1 Februari beliau sudah memasuki masa purna bakti.

Penandatanganan Perangkat Pembelajaran oleh Bapak Drs. Rika Montana 

Penyerahan Cindera Mata dari Kepala SMK Mutiara Tanjung Enim

Pemotongan Tumpeng oleh Bapak Drs. Rika Montana

Dengan diadakannya workshop pelatihan perangkat pembelajaran ini, diharapkan para guru dapat berfikir kreatif dalam mengembangkan proses belajar mengajar terutama disaat pandemi seperti ini.